Selamat Lulus Ujian Profesi Advokat

Selamat Ya … itu pertama yang saya ucapkan kepada rekan-rekan yang baru saja lulus Ujian Calon Advokat yang baru saja di umumkan oleh Peradi. Namun bagi rekan yang belum lulus tidak perlu berkecil hati karena masih ada kesempatan untuk mengulang pada ujian periode berikutnya.

Dengan lulus ijian advokat yang diselenggarakan oleh Peradi berarti salah satu syarat yang harus di penuhi telah terselesaikan, tapi masih ada syarat lagi yang harus di penuhi sebelum dapat di lantik menjadi advokat, tentu saja Magang pada salah satu kantor advokat.

Pada masa magang ini seorang calon advokat berkesempatan untuk menimba ilmu advokat sehingga pada akhirnya nanti benar-benar memenuhi syarat untuk di angkat menjadi advokat.

Informasi yang saya baca di hukum online bahwa kualitas PKPA mempengaruhi kualitas tingkat kelulusan ujian advokat , untuk itu bagi yang belum ikut PKPA sebaiknya memilih penyelenggaran PKPA yang bagus, hal ini dapat di tanyakan kepada rekan yang lulus UPA kemarin.

Sekali lagi Selamat !

Alur Proses Pengesahan PT

Berikut ini saya postingkan alur proses pengesahan pt (perseroan terbatas). Sumber ini saya copy dari sisminbakum

Proses pengesahan melalui sisminbakum tentu lebih baik daripada proses yang manual seperti waktu sebelumnya, terlepas dari kasus yang terjadi atas pengadaan dan pengelola sisminbakum yang masih di proses.

alur

Asyikkk suku bunga BI akan turun

Tadi pagi saya membaca harian Bisnis Indonesia. Suku Bunga BI akan Turun !!!! wah kalau memang jadi kenyataan tentunya itu sangat menggembirakan. Karena akhir tahun lalu saya sempat bertanya pada petugas Bank dan menurut dia suku bunga KPR pada bank tersebut 16%.

Mudah-mudahan saja dengan suku bunga yang tidak terlalu tinggi akan meningkatkan pertumbuhan dunia usaha di Indonesia.

Bagaimana, anda minat untuk expansi usaha anda ?? semoga berhasil!

Berita lengkap saya kutipkan dari harian bisnis indonesia :

Rezim bunga tinggi berakhir
BI Rate turun signifikan

JAKARTA: Bank Indonesia memangkas suku bunga BI Rate 50 basis poin menjadi 8,75%, penurunan terbesar sejak Desember 2006. Para bankir berjanji sebulan lagi akan memotong bunga kredit dengan besaran yang sama.

Gubernur Bank Indonesia Boediono, dalam jumpa pers seusai rapat dengan tujuh koleganya, menyatakan peluang penurunan lanjutan masih terbuka. Ini karena proyeksi inflasi pada tahun ini 5%-7%.

“Kalau ekspektasi inflasinya mendekati 5%, saya kira ruang masih ada. Jadi, bergantung pada perkembangan. Cara kami mengambil keputusan itu harus jadi yang terbaik,” ujarnya.

Boediono menjelaskan keputusan menurunkan BI Rate sebesar 50 basis poin menjadi 8,75% atas dasar evaluasi kondisi ekonomi dan moneter di dalam dan luar negeri serta prospeknya pada 2009.

Dia mengatakan dalam beberapa bulan terakhir ini tekanan inflasi di dalam negeri terus menurun.

Pekan ini, Badan Pusat Statistik mengumumkan terjadinya deflasi 0,04% pada Desember 2008. Akibatnya, inflasi tahun kalender 2008 mencapai 11,06%, lebih baik dari target pemerintah sebesar 11,4%.

Penurunan BI Rate terjadi berturut-turut dalam dua bulan terakhir ini setelah bunga terus menanjak sejak Mei 2008 akibat tekanan inflasi, menyusul keputusan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak bersubsidi.

Sejak BI Rate mulai digunakan sebagai bunga acuan pada Juli 2005, penurunan terbesar dalam sebuah rapat dewan gubernur hanya 50 basis dan baru lima kali terjadi. Kenaikan tertinggi sebesar 100 basis poin terjadi sekali pada Oktober 2005. Selebihnya, kenaikan atau penurunan hanya pada level 25 basis poin.

Ekonom Bank Danamon Anton H. Gunawan menilai penurunan BI Rate sebesar itu menunjukkan siklus suku bunga sudah berbalik arah.

Wakil Dirut BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan sekitar satu bulan lagi bunga kredit bisa turun 50 basis poin, sedangkan bunga dana bisa dikoreksi sebesar 25 hingga 50 basis poin.

Hal senada juga dikatakan Direktur Bank Bukopin Agus Hernawan. “Bank akan menyesuaikan lagi biaya dana untuk kemudian memangkas bunga kredit. Kami secepatnya akan menggelar rapat Alco [asset and liabilities committee] untuk itu,” tuturnya kepada Bisnis, kemarin.

Namun, Mansyur S. Nasution, EVP Coordinator Consumer Finance Bank Mandiri, mengatakan penurunan bunga kredit masih bergantung pada struktur dana setiap bank. “Makin besar dana murah sebuah bank, makin cepat pula penurunan bunga kredit dilakukan.”

Dari sisi lain, Direktur Bank CIMB Niaga Chaterine Hadiman melihat penurunan bunga dana sangat bergantung pada kondisi likuiditas pasar. “Bila likuiditas terbatas tetap terjadi big gap antara BI Rate dan tingkat bunga deposito,” tutur Chaterine.

Beberapa debitor yang dihubungi Bisnis berharap agar bunga kredit rumah mereka segera diturunkan mengikuti BI Rate. Namun, Yeni, karyawan swasta, ragu bank melakukan hal itu, mengingat tabiat mereka tidak juga berubah. “Biasanya buru-buru menaikkan, tapi suka lupa nurunin.”

Karena itu, Ketua Umum Kadin Indonesia M.S. Hidayat meminta agar BI aktif mendorong penyesuaian bunga kredit. Menurut dia, penurunan bunga kredit dengan cepat sangat diperlukan untuk menjaga daya saing industri domestik.

Rupiah menguat

Dari pasar keuangan, rupiah menguat saat bunga acuan dipangkas. Hingga pukul 21.00 WIB tadi malam, rupiah berada pada level Rp10.805/US$, menguat Rp285 dari perdagangan pagi.

Namun, indeks harga saham gabungan justru melemah 14,07 poin ke level 1.421,47, berbalik arah dari penutupan siang di level 1.463,59, menyusul aksi jual terkait dengan penurunan BI Rate.

Pemangkasan BI Rate ditimpali oleh aksi jual saham perusahaan sektor keuangan, infrastruktur, dan konstruksi, sehingga indeks sektor-sektor tersebut turun 1,77%, 3,65%, dan 2,78%.

Dari transaksi Rp4,89 triliun, investor asing melakukan penjualan bersih senilai Rp1,57 triliun. Sebanyak 56 saham naik, 96 saham turun, dan 60 saham stagnan. (hery. trianto@bisnis.co.id)

Sisminbakum Di Tutup

Terhitung sejak tanggal hari ini 6 Januari 2009 akses untuk mengecek nama ataupun perubahan anggaran dasar perseroan terbatas melalu www.sisminbakum.com tidak dapat lagi di akses. Hal itu tidak lepas dari kasus yang saat ini sedang diproses berkaitan dengan dugaan korupsi di Departemen Hukum dan HAM RI tersebut.

Dengan ditahanya beberapa pejabat di Departemen tersebut yang diduga terlibat dalam proses pengadaan dan dana PNBP melalui sisminbakum, yang pada akhirnya mengakibatkan Kejaksaan melakukan penyitaan terhadap rekening serta perangkat yang selama ini digunakan dalam sisminbakum maka PT SRD tidak melakukan kegiatan operasional sisminbakum sebagaimana biasanya.

Akibat ditutupnya akses Sisminbakum tersebut tentu menjadi permasalahan bagi para pengguna atau yang biasa meng akses Sisminbakum. Proses pengurusan badan hukum pada Departemen Hukum dan HAM saat ini menjadi terkatung-katung dan tidak jelas perkembangannya. Jika selama ini proses pengurusan dapat di monitor melalui fasilitas monitoring yang ada di website sisminbakum maka sekarang hal tersebut sudah tidak dapat lagi dilakukan.

Lagi-lagi masyarakat menjadi korban atas kebijakan yang dibuat oleh Pemerintah. Sampai kapan proses pengurusan badan hukum akan terkatung-katung, hanya waktu yang akan menjawabnya.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.